Tim Pengabdian FISIP UNS Gelar Workshop Citizen Journalism

Kamis, 17 September 2020 : 18:35
Saat Pelatihan

Radarpos.com, Sragen - Tim pengabdian dari Research Group (RG) Komunikasi Strategik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan workshop bertemakan citizen journalism, di Balai Desa Hadiluwih, Kecamatan Sumberlawang, Sragen.

Kegiatan yang diberi judul “Citizen Journalism Sebagai Salah Satu Penopang untuk Memaksimalkan Potensi Ekonomi Desa Hadiluwih, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen” ini dilakukan untuk memberikan motivasi serta pengetahuan bagi Karang Taruna Desa Hadiluwih untuk berperan serta dalam meningkatkan potensi ekonomi di desanya melalui pemanfaatan media baru.

Kepala Desa Hadiluwih, Kuswandi menyampaikan terima kasih atas kesediaan tim pengabdi untuk memilih desanya sebagai sasaran kegiatan pengabdian.

“Kami dari pihak desa merasa optimis bahwa generasi muda di desanya akan bisa mengaplikasikan pengetahuan yang diberikan oleh tim pengabdi,” terang Kuswandi, Kamis (17/9).

Sementara itu, Ketua RG Komunikasi Strategik FISIP UNS, Dr Andre Rahmanto dalam sambutannya menyebutkan, kegiatan pengabdian kali ini berbeda, karena terkendala pandemi Covid-19.

Meski demikian, hal ini tidak menyurutkan niat tim pengabdi untuk tetap menjalankan kegiatan, tentunya dengan berbagai penyesuaian, salah satunya adalah pengurangan peserta workshop terkait dengan protokol Covid-19.

“Generasi muda perlu untuk diberikan motivasi agar tetap memiliki semangat berkontribusi bagi kemajuan desanya. Dan pilihan RG kami adalah dengan memberikan pengetahuan tentang citizen journalism yang bisa dioptimalkan, utamanya dengan menggunakan saluran media baru yang sudah tidak asing lagi bagi kalangan anak muda,” ujar Dr Andre.

Pada kegiatan tersebut, materi pertama yaitu tentang “Optimalisasi Media Sosial dalam Meningkatkan Potensi Ekonomi Daerah” disampaikan oleh Monika Sri Yuliarti MSi.

Dalam paparannya, Monika menekankan bahwa pemetaan potensi daerah sangat penting, sehingga bisa dikembangkan menjadi materi konten dalam media sosial, baik personal maupun media sosial resmi yang dimiliki oleh desa.

Materi kedua tentang ”citizen journalism” untuk Mendukung Potensi Ekonomi Daerah” disampaikan oleh Albert Muhammad Isrun Naini PhD, yang menyoroti pentingnya kreativitas untuk mengaplikasikan citizen journalism.

Dengan materi ini, para pemuda bisa mengoptimalkan media sosial mereka, salah satunya dengan melaporkan kejadian menarik serta potensi desa yang bisa dikirimkan ke media-media tertentu untuk dapat menghasilkan uang bagi mereka.

Sebanyak 16 pemuda-pemudi Karang Taruna Desa Hadiluwih mengikuti seluruh sesi dalam kegiatan itu dengan antusias.

Di akhir kegiatan, masing-masing peserta menyampaikan rencana aplikasi yang akan mereka lakukan dengan menggunakan akun media sosial yang telah mereka miliki untuk mewujudkan peningkatan potensi ekonomi, baik pribadi maupun untuk desanya. (Team)

Bagikan

RadarposTV