Presiden Jokowi Ingatkan Kebebasan Berpendapat di Indonesia Kerap Dibajak

Sabtu, 19 September 2020 : 06:11
Presiden Jokowi Pakai Masker

Radarpos.com, Jakarta - Kebebasan berpendapat di Indonesia selama ini kerap disalahgunakan. Hal ini dikatakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuan virtual di acara Peresmian Pembukaan Konferensi Besar XXIII Gerakan Pemuda Ansor Tahun 2020, Jumat (18/9/2020).

Sebagai negara demokrasi, Jokowi mengatakan, Indonesia telah memberikan ruang kebebasan berpendapat. Apalagi masyarakatnya sangat majemuk.

“Ruang kebebasan itu justru sering dibajak untuk mengklaim dirinya paling benar dan yang lain dipersalahkan, lalu merasa berhak memaksakan kehendak karena merasa paling benar,” kata Jokowi dalam sambutannya.

Jokowi mengatakan, warisan semangat para ulama inilah yang membuat GP Ansor selalu dibutuhkan kehadirannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal itu, kata dia, telah dibuktikan oleh GP Ansor dalam kiprahnya selama lebih dari setengah abad untuk terus berdiri, kokoh memainkan peran sebagai simpul kebangsaan.

“Ini yang saya sejak lama sangat mengapresiasi dan menghargai kiprah GP Ansor,” kata Jokowi. (R-01)

Bagikan

RadarposTV