Kadus II Desa Kedung Sono Warga Minta Agar di berhentikan dari Jabatannya

Selasa, 01 September 2020 : 07:10
Suasana Kedungsono di balai Desa

Radarpos.com, Sukoharjo - Heboh berita perselingkuhan di Desa Kedungsono, Kecamaan Bulu, Kabupaten Sukoharjo Jawa tengah yang dilakukan oleh seorang bayan FAP dengan wanita yang sudah berkeluarga sekaligus satu kampung dengan bayan tersebut.begitu terang Purwanto bersama Anggota BPD setempat.

Pada intinya agar desa Kedungsono Kondusif dan aman agar FAP diberhentikan. karena telah melakukan perbuatan yang tidak terpuji bahkan Istrinya sempat mengungah foto bersama selingkuhanya, dan suami TM dengan kejadian tersebut juga marah-marah bahkan bawa senjata tajam segala.

Purwanto juga telah melayangkan Somasi kepada Desa agar kejadian tersebut segera diambil langkah untuk diberhentikan . Ditempat terpisah Kepala Desa Kedung sono Supriyadi Kepada awak media Radar Pos .com mengatakan bahwa sebenarnya desa sudah tanggap bahkan dirinya yang pertama kali minta agar FAP mengundurkan diri.

Namun karena juga tidak mau akhirnya jadi Heboh seperti ini terang Supriyadi.

Memang dalam UU desa pasal 53 menerangkan bahwa ayat 1 berbunyi Perangkat desa berhenti karena 1 ,Meninggal dunia, 2 Permintaan sendiri dan 3 diberhentikan .maka mengacu UU desa tersebut Kepala Desa bisa melakukan namun sebagai manusia dirinya juga punya pertimbangan sendiri ,terkecuali yang bersangkutan mau mengundurkan diri secara tertulis baru Jantelman.

Kepala Desa Kedungsono Bulu Sukoharjo yang bijak

Dilapangan bahwa FAP ada yang membackingi entah benar dan tidaknya FAP sampai tulisan ini tidak mau berhenti, namun belum bisa dikonfirmasi yang sebenarnya .dalam pantaun Radar Pos di Lokasi baik Di Desa Kedungsono dan sekitarnya  memang sempat heboh .bahkan ada isu kalau tidak mau mundur maka akan ada langkah –langkah berikutnya.

Sementara warga masyarakat juga berharap agar kasus Perselingkuhan ini tidak berkepanjangan, selama yang bersangkutan siap untuk mundur, warga yang dipimpin juga tidak Sinis kepada yang bersangkutan, karena ibarat telah merusak tatanan rumah tangga orang. (orang jawa bilang telah "merusak Pager ayu" terangnya. (Team)

Bagikan

RadarposTV