Sosialisasi Pembangunan Gedung Pertemuan dan Hotel di Dawan, Warga Ada yang Menolak

Rabu, 10 Juni 2020 : 13:39
Para Pejabat di karanganyar dan forkmpincm Tasikmadu
Radarpos.com, Karanganyar - Tadi malam di Gedung Pertemun warga Dawan, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar diadakan pertemuan warga masyarakat, yang mana dalam pertemuan itu mengadakan sosialaisasi Pembangunan Gedung Pertemuan dan Hotel Permata sari yang ada di Jalan Gatot Subroto Karanganyar.

Sementara Kepala Desa Gaum Edi Susanto, SE dalam sambutanya bahwa pertemuan malam hari ini adalah ingin mendengar langsung dari pemrakarsa pendirian Gedung pertemuan dan Hotel Permata sari secara langsung dari bapak AW. Mulyadi,SH.

Pada pertemuan tadi selain dijaga ketat pihak kepolisian juga warga melebihi kapasitas, padahal undangan sekitar 30 orang namun yang datang ada ratusan, padahal ditengah Pademi Covid 19.

Sementara Camat Tasikmadu Junaidi Purwanto, SH.MH mengatakan agar dalam situasi pandemi ini agar duduknya lebih direngang jaraknya.

Warga Dawan Desa Gaum
Selaku camat Tasikmadu mengucapkan selamat datang kepada bapak ibu semuanya, kemudian juga akan menghantarkan hasil pertemuan malam hari ini kepada atasannya agar kita juga berpikir positif apapun hasilnya yang terpenting prosedural warga Dawan Desa Gaum.

Sementara H.AW. Mulyadi, SH yang juga selaku Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar, menyampaikan beberapa hal baik perijinan maupun syarat apa yang harus di penuhi.

Selain itu juga bahwa pertemuan pada malam hari ini hanya sebagai dokumen untuk mengajukan proses beberapa item yang telah disampaikan oleh Bapak AW. Mulyadi.

Menurut AW pangilan akrabnya bahwa pendirian ingin membangun hotel dan gedung pertemuan juga tidak terlepas dari berbagai pertimbangan juga bisa meningkatkan PAD Kabupaten Karanganyar terangnya.

Selaku pemrakarsa telah menyusun berbagai perizinan, bahwa pembangunan nanti depan dua lantai dengan luas tanah 6.514 M murni tanahnya sendiri.

Setelah itu juga sambutan dan sosialaisasi ke warga sebagai bentuk kulo nuwun yang kedua kali, karena kemarin sudah dilakukan, namun agar tidak ada imed bahwa Lurah dapat uang dari bapak AW tapi kenyataanya tidak.

Sementara Timotius Suryadi Selaku Dinas Perijinan kabupaten Karanganyar yang mana apabila nanti tidak sesuai dengan peruntukanya juga tidak segan-segan untuk menutupnya.

Bahkan setelah sosialisasi ada yang bertanya 3 orang yang dua menolak berdirinya hotel yang satu setuju karena sering dibantu oleh Bapak Aw Mulyadi juga dimintai tandatangan baik yang setuju maupun yang tidak setuju.

Sementara menurut informasi habis pertemuan ada warga yang emosi dan situasi sempat memanas karena pendirian Gedung Pertemuan dan Hotel, karena pertimbangan ada yang punya anak kecil jangan sampai nanti kena dampaknya salah satu Ibu Paruh baya yang dikonfirmasi Radarpos.com saat pulang pertemuan.

(Team)
Bagikan

RadarposTV