Pembangunan Gedung dan Hotel Permatasari Sudah Ada Surat Pemberhentian Namun Masih Saja Dibangun

Kamis, 25 Juni 2020 : 20:07
Gedung Pembangunan dan Hotel yang masih dibangun
Radarpos.com, Karanganyar - Kasus tentang Pendirian Gedung Pertemuan dan Hotel Permatasari di Jl. Gatot Subroto Dawan, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu Karanganyar sampai sekarang masih dikerjakan pembangunanya, padahal banyak warga sekitar yang menolak akan berdirinya hotel tersebut.

Sementara AW Mulyadi, SH yang juga wakil rakyat di DPRD Kabupaten Karanganyar tetap ngotot mendirikan Gedung Pertemuan dan Hotel Permata sari. Artinya sudah tidak mempedulikan lingkungan.

Seharusnya sebagai wakil rakyat melayani dan mewakili aspirasi warga ,namun tetap nekat dan Ngotot.

Suradi Rw belakang Pembangunan
Salah satu warga dan tokoh yang tinggal di belakang Pembangunan Suradi kepada awak media Radarpos.com secara terpisah dikonfirmasi mengatakan, bahwa dirinya tetap menolak sampai kapanpun karena dampak yang ada.

Kemarin juga ikut menolak selain itu yang namanya hotel imadnya sudah tida baik terang Ketua Rw ini.

Diakui juga tergantung versi masing-masing, tergantung orang yang mau menginap di Hotel tersebut untuk berbuat Positif atau negatif kalau dirinya prinsipnya tidak setuju ungkapnya kepada Radarpos.com

Surat Pemberhentian dari Satpol PP
Dirinya juga tanda tanya besar belum ada izinya kok sudah dibangun, itu tidak memberi contoh kepada warga yang lain. Dirinya juga tahu bahwa tiap harinya ada yang bekerja padahal sudah ditolak namun nekat membangun artinya Arogan muncul.

Sementara warga yang sebelahnya juga menolak akan pembangunan Gedung pertemuan dan Hotel Permatasari bahkan ketika mendatangi Kantor DPMPTSP di Kabupaten Karanganyar beberapa hari yang lalu, menyatakan menolak dengan alasan apapun bahkan Izin AW Resto agar dicabut terangnya.

Sampai saat ini pihak Satpol PP Kabupaten karanganyar juga telah mengeluarkan padahal sudah tahu aturan tapi kenapa ? justru di terjang bukanya memberi contoh yang baik tapi Arogan semua dikembalikan pada warga Masyarakat Khususnya desa Gaum dan Tasikmadu kedepan.

Ini menjadi gambaran kepada warga masyarakat di saat Pandemi Covid 19 banyak warga masyarakat yang mengalami kesulitan, justru H. Aw Mulyadi menunjukan arogansinya demikain.

(Team)
Bagikan

RadarposTV