Kepala Daerah Diimbau Agar Cairkan Dana Pilkada 2020

Sabtu, 06 Juni 2020 : 07:39
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M Tito Karnavian
Radarpos.com, Jakarta - Kepala daerah yang akan melangsungkan pilkada, diimbau agar segera mencairkan naskah perjanjanjian hibah daerah (NPHD) untuk Pilkada 2020.

Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M Tito Karnavian dalam keterangannya usai rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Pilkada 2020, Jumat (5/6).

“Tolong rekan-rekan kepala daerah, usulan atau NPHD yang sudah disepakati segera dicairkan, berapa pun dicairkan kepada penyelenggara KPU maupun Bawaslu Daerah agar mereka betul-betul memiliki napas, memiliki ruang fiskal untuk melanjutkan tahapan yang direncanakan 15 Juni ini,” kata Mendagri.

Selain itu, Mendagri meminta pencairan NPHD tidak diperumit dengan politik transaksional. Sebab, meski berskala kontestasi lokal, Pilkada di 270 itu menjadi pilkada serentak terbesar yang juga berimbas pada stabilitas politik nasional.

Untuk itu, ia meminta para kepala daerah memandang Pilkada Serentak 2020 sebagai agenda nasional. Setelah diputuskan pelaksanaan Pilkada jatuh pada 9 Desember 2020, tahapan pilkada yang sempat tertunda akan dilanjutkan pada 15 Juni.

Tito juga mengharapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), untuk mempertimbangkan durasi kampanye agar tidak terlampau lama, sehingga bisa memajukan tahapan yang lainnya.

“Jadi, saya kira kesimpulan yang paling penting adalah 15 Juni ini sudah mulai tahapan, lanjutan tahapan dari yang tertunda bulan Maret lalu, menuju 9 Desember. Tolong dipertimbangkan teman-teman KPU apakah mungkin masa kampanye masih bisa dipendekkan lagi,” tuturnya.

“Otomatis dimanfaatkan waktu yang dipangkas itu untuk dipertajam lagi kegiatan-kegiatan yang memerlukan kegiatan misalnya sosialisasi atau pemutakhiran data yang risiko interaksi sosialnya sangat tinggi menjadi lebih rendah karena adanya tambahan waktu,” tambahnya.

(R-01)
Bagikan

RadarposTV