Dinas Pendidikan Jatim New Normal Ditengah Pandemi Covid-19 Program Skema Pembelajaran 2020-2021

Selasa, 09 Juni 2020 : 14:36
Kepala Disdik Jatim
Radarpos.com, Surabaya - Dinas Pendidikan Provinsi Jatim sedang merancang skema pembelajaran pada tahun ajaran 2020-2021 yang menyesuaikan tatanan normal baru atau new normal di tengah pandemi Covid-19.

Wahid Wahyudi Kepala Dinas Pendidikan Jatim di Surabaya, mengatakan pendidikan di Jatim khususnya SMA/SMK akan tetap mengikuti kalender pendidikan dengan tahun ajaran baru yang dimulai 13 Juli 2020.

Program skema pembelajaran akan kami lihat perkembangan pandemi covid-19. Jika bulan Juni sudah ada penurunan signifikan, ada kemungkinan penerapan skenario pembelajaran di kelas,” ujarnya namun, pembelajaran ini tidak sepenuhnya sama seperti sebelum terjadi pandemi covid-19.

Contoh nya, dengan program membagi sebagian siswa siswi pelajaran untuk pembelajaran di kelas selama seminggu, sisanya secara daring, dan sebaliknya pada minggu selanjutnya.

“Jadi, ada pembelajaran pertemuan, ada pembelajaran daring. Pembelajaran di sekolah juga akan menerapkan jaga jarak meja belajar siswa siswi dan selama beraktivitas di sekolah, termasuk juga membuat protokol kesehatan untuk guru,” ujarnya.

Wahid Wahyudi Kepala Dinas Pendidikan Jatim menambahkan guru tidak boleh memberikan kertas kepada siswa siswi. Olahraga yang melibatkan kontak fisik, baik kontak langsung maupun tidak langsung juga tidak diperkenankan.

Contohnya, olahraga voli yang kontaknya erat terjadi dengan bola tidak boleh dilakukan.

Selain itu, protokol keselamatan juga kesehatan di sekolah pada prinsipnya tidak akan jauh berbeda dengan yang sudah ada, yakni dengan jaga jarak, selalu memakai masker, dan rajin mencuci tangan dengan sabun.

“Penerapan dengan program mekanisme ini akan ditentukan dengan melihat perkembangan Pandemi Covid-19. Ibu Khofifah Indar parawansa juga sudah mengeluarkan surat setelah Lebaran ada libur sampai 1 Juni.

Ini 2 juni mulai melakukan sistim program proses belajar dan karena kondisi pandemi covid-19 saat ini masih tetap belajar dari rumah. Sampai ada kebijakan lebih lanjut,” tuturnya.

(*).
Bagikan

RadarposTV