Swadaya Warga Jaten untuk Menangani Cavid-19 dengan Cara Iuran

Sabtu, 04 April 2020 : 06:44
Kepala Desa Jaten Harga Satata, S.Sos. MM
Radarpos.com, Karanganyar - Desa Jaten, Kecamatan Jaten, Karanganyar sampai saat ini masih dibilang Negatif Virus Corona, namun warga yang masuk dalam ODP maupun PDP juga ada.

Hal tersebut dikatakan Kepala desa Jaten Harga Satata, S.Sos. MM kepada awak media Radarpos.com baru-baru ini.

Dikatakan Totok Pangilan akrabnya orang nomer satu di Jaten ini, bahwa pada hari jum'at di jajaranya melakukan sepeda santai untuk berkeliling wilayah, sehingga selain sehat berolah raga juga bisa mengetahui kondisi yang ada didaerahnya, hal tersebut bisa dijadikan contoh untuk desa lainya.

Sementara Terkait Virus corona di desa Jaten dirinya memaksimalkan Group WA, artinya desa punya group Rw, Rw punya group Rt, Rt punya group Warga.

Jadi untuk memudahkan komunikasi apabila ada warga yang baru mudik dari perantauan, selama ini ada 17 orang yang pulang, maka warga lapor ke group Rt, Rt Lapor ke RW, Rw lapor ke desa Jaten.

Sehingga desa bisa koordinasi dengan bidan desa atau dari puskesmas, apabila warga datang dari perantauan agar warga diisolasi di rumah-masing-masing selama 14 hari dan apabila terindikasi segera memeriksakan ke Puskesmas atau ke Dr. Moewardi secara online dan gratis.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan warganya membuat karantina masing-masing, selain itu juga ada jalan yang ditutup dengan koordinasi Rt dan RW sehingga akan mempermudah keluar masuk warga, jadi satu pintu antara Rt sampai desa sudah Singkron.

Untuk status ODP ada 3 orang di jaten, untuk langkah yang diambil dari desa Jaten adalah melakukan penyemprotan secara serentak dengan disinfektan.

Juga Rt dan RW dengan cara Swadaya dengan cara iuran atau ambil Kas untuk membuat cairan disinfektan untuk disemprotkan ke warga masing-masing, juga koordinasi dengan BPBD untuk menyemprot Fasilitas-fasilitas umum yang ada di desa jaten dan sudah dilaksankan.

Baik pasar, Kantor, Sekolahan juga menghimbau kepada warung-warung untuk menyediakan tempat cuci tangan dan sabun demi menjaga kesehatan.

Selain itu juga menghibau semua warga Jaten agar menerapkan Pola hidup sehat, dari mana saja harus cuci tangan, kedua menjaga jarak baik bicara atau yang lain minimal 1 -2 meter untuk menjaga.

Untuk pertemuan Rt atau Rw memang tidak diizinkan, juga warga yang punya hajat juga di tangguhkan tidak diizinkan.

(R-01)
Bagikan

RadarposTV