Kejari Sukoharjo Serahkan Bantuan Dana untuk Rapid Test Pemudik

Kamis, 16 April 2020 : 09:24
Kepala Dinas Kesehatan Sukoharjo
Radarpos.com, Sukoharjo - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo ikut berpartisipasi dalam penanggulangan wabah Covid-19 dengan memberikan bantuan anggaran senilai Rp 15 juta kepada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) setempat.

Anggaran ini untuk pengadaan rapid test khusus bagi pemudik yang mulai berdatangan masuk ke Sukoharjo.

“Kejaksaan ikut berpartisipasi menanggulangi wabah Covid19 dengan bentuk bantuan sumbangan untuk pengadaan rapid test. Rapid test ini sangat penting, khususnya bagi pemudik yang masuk ke Sukoharjo,” kata Kepala Kejari Sukoharjo Tatang Agus Volleyantono, Selasa (14/4).

Hingga saat ini sudah ada 10.057 pemudik yang masuk ke Sukoharjo. Dalam waktu dekat dimungkinkan masih ada ribuan pemudik lagi yang berasal dari episentrum Covid-19 di Jakarta akan masuk ke Sukoharjo.

Idelanya seluruh pemudik yang datang dilakukan rapid test untuk deteksi dini. Sukoharjo membutuhkan banyak rapid test untuk penanganan Covid-19 sebagai screening awal warga dengan riwayat perjalanan atau kontak dengan PDP (pasien dalam pengawasa).

Idealnya seluruh warga dilakukan rapid test untuk pemetaan wabah Covid-19, namun melihat kondisi yang ada, rapid test dilakukan skala prioritas para tenaga medis dan ODP (orang dalam pemantauan).

“Saat ini Pemkab Sukoharjo menerima droping rapid test tahap kedua sebanyak 460 pack. Nanti akan digunakan untuk warga dengan kontak erat kasus, yakni PDP dan ODP,” tandas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, dr Yunia Wahdiyati.

(Team)
Bagikan

RadarposTV