DPR Minta Wartawan Masuk dalam Jaring Pengaman Sosial (JPS)

Selasa, 21 April 2020 : 18:54
Radarpos.com, Jakarta - Dewan Pers mengusulkan agar wartawan dimasukkan sebagai kelompok masyarakat yang mendapat fasilitas Jaring Pengaman Sosial (JPS) dan Alat Pelindung Diri (APD) dalam melaksanakan tugasnya.

Usulan Dewan Pers tersebut mendapat dukungan Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin. Alasannya, wartawan berperan aktif dalam menyampaikan informasi kepada publik, khususnya berita-berita mengenai pandemi Virus Corona (Covid-19).

“Bersama komponen lainnya, wartawan juga adalah garda terdepan dalam upaya memerangi Covid-19,” ungkap TB Hasanuddin dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPR RI dengan jajaran Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang digelar secara virtual, Senin (20/4).

Seperti dilansir laman dpr.go.id, politisi Fraksi PDIP itu menambahkan, dengan tugas wartawan yang terjun langsung ke lapangan, maka mereka sangat rentan dan berisiko tinggi terpapar virus Corona (Covid-19).

Karenanya, ia meminta pemerintah memberikan bantuan perawatan kepada wartawan yang telah terpapar Covid-19.

Selain menyoroti fungsi wartawan, legislator daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat IX itu juga meminta KPI untuk bisa mengajak perusahaan pers, khususnya media televisi agar aktif menyosialisasikan berbagai bantuan sosial (Bansos) untuk masyarakat, terutama mereka yang terdampak Covid-19.

Hal ini penting agar masyarakat memiliki informasi dan merasa negara hadir ditengah-tengah masyarakat.

Sebelumnya, Dewan Pers meminta kepada pemerintah agar memasukkan wartawan dalam kelompok yang mendapat Fasilitas Pengaman Sosial, khususnya wartawan yang sudah terverifikasi.

Dewan Pers juga mengusulkan kepada pemerintah agar memberi stimulus pada perusahaan pers berupa keringanan pajak dan subsidi pembelian bahan baku (kertas) akibat harga dollar AS yang memicu naiknya harga kertas.

(R-01)
Bagikan

RadarposTV