Perkembangan Sengketa di Kampung Ketelan Sudah dapat Disposisi Walikota Solo

Minggu, 15 Maret 2020 : 10:20
Radarpos.com, Surakarta - Terkait dengan tanah Ketelan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, bahwa beberapa hari kemarin telah mendapat Disposisi dari Walikota Surakarta.

Artinya bagi para Penghuni yang masih tinggal di lahan tersebut agar segera pergi untuk meninggalkan dengan penuh kesadaran.

Karena lahan tersebut akan digunakan oleh pemiliknya Drs. Medi dan tidak di sewakan lagi ditambahkan dari pihak penertiban sudah mulai bergerak untuk Sosialisasi kepada warga penghuni.

Bahwa intinya warga akan diberikan pengarahan dan penjelasan untuk meninggalkan dan memindahkan barang-barang milik penghuninya. Maka dari pada dipindahkan oleh petugas, maka agar dengan kesadaran  untuk pindah sendiri, karena dari satpol PP mengunakan perda yang ada.

Diantaranya yang pertama adanya terkait IMB ,kedua tetang kampung kumuh, dan ketiga tidak diijinkan menempati lahan milik orang lain.

Jadi 3 perda tersebut untuk memulai pengosongan lahan yang ada di Kampung Ketelan yang perlu dipahami pengosongan lahan tersebut tidak ada kaitanya dengan polisi.

Maka penghuni mau melaporkan ke Polisi tidak ada kaitanya. Memang beredar isu bahwa para penghuni kena pengaruh dari Sri Hardono yang katanya punya santri banyak.

Namun apabila punya santri lebih baik ditempatkan di rumahnya Srihardono yang ada di Ngringo, Kec Jaten. Hal tersebut disampaikan oleh nara sumber yang dapat dipercaya.

Sementara penghuni dari pak Fendi, Benjo, sudar, Minil dan Agus Gorengan bisa dikatakan Petualang Gusur, maunya agar dapat pesangon, namun sudah termakan isu kena batunya, bahwa menerima tali asih itu haram katanya.

Akhirnya para penghuni juga merasa resah karena disatu sisi disuruh pergi namun juga tidak dapat pesangon. Sementara dari informasi Sri Hardono baru Umroh ketika diwawancarai Media.

(team)
Bagikan

RadarposTV