Disdik Provinsi Jawa Timur Memantau Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMK Melalui Video Conference (Vicon)

Minggu, 22 Maret 2020 : 09:52
Disdik saat koordinasi
Radarpos.com, Surabaya - Dispendik jatim Sejauh ini pelaksanaan UNBK SMK melalui (Vivin) terpantau berlangsung berjalan dengan lancar tanpa ada gendala.

UNBK tahun pelajaran 2019/2020 dilaksanakan serentak se Jawa Timur sesuai Peraturan BSNP No. 0053/BSNP/I/2020. Pelaksanaan UNBK SMA pada 30 Maret sampai 2 April 2020, dan jenjang SMK dilaksanakan pada 16-19 Maret 2020.

”Alhamdulillah bersyukur UNBK SMK berjalan lancar,” tegas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Dr. Ir. Wahid Wahyudi MT. Wahid memantau langsung pelaksanaan UNBK, siswa belajar di rumah dan penanggulangan COVID-19 di sekolah melalui Vicon.

Pemantauan oleh Kepala dinas pendidikan Jatim itu terhubung langsung melalui Vicon para kepala Cabang Dinas se- Jawa Timur, Hasil pemantauan menunjukkan pelaksanaan UNBK tidak bermasalah sama sekali.

Pada kesempatan itu, Wahid mengimbau para kepala sekolah sejatim SMK Kesehatan turut memproduksi hand sanitizer untuk membantu kepentingan masyarakat.

”Saya mengimbau kepada SMK Kesehatan untuk memproduksi hand sanitizer diharapkan bisa membantu untuk kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Sedangan proses belajar di rumah, lanjutnya, dilakukan secara online atau melalui pembelajaran jarak jauh memanfaatkan WhatsApp, google dan aplikasi edmodo yang bisa diunduh di playstore, Aplikasi edmodo itu biasa di gunakan oleh para guru dan para siswa-siswi d Jatim.

Terkait protokol kesehatan, katanya, sudah dijalankan di sekolah – sekolah di Jawa Timur. Pihak sekolah sudah menyiapkan sarana cuci tangan dan menyiapkan hand sanitazer di sekolah dan kelas-kelas.

”Saya menghimbau kepada bapak ibu guru untuk selalu memantau para siswanya yang belajar di rumah agar selalu terpantau oleh orang tua. Dan apabila ada yang sakit segera lapor ke sekolah dan segera membawanya ke dokter atau k rumah sakit bisa puskesmas terdekat,” ujarnya.

Menurut Wahid, belajar di rumah bukan berarti libur sekolah, Dengan adanya belajar di rumah ini akan mempererat antara sekolah, orangtua dan siswa-siswi. ”Orangtua kami harapkan selalu ikut memantau putra putrinya untuk selalu tetap semangat belajar,” imbuhnya. (*)
Bagikan

RadarposTV