Konsultan Mendukung Kebenaran untuk Purwoprajan Solo

Rabu, 26 Februari 2020 : 05:42
Radarpos.com, Surakarta - Sengketa tanah Purwoprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah sampai detik ini masih belum ada kesepakatan. Sementara Pihak Konsultan pangeran Y. Dasanta kepada awak media Radarpos.com mengatakan.

Agar pesoalan ini diteruskan agar bisa terbit Sertifikat beli dengan hasil sesuai tempat yang ditempati. Dasanta menambahkan bahwa Darmanto telah menjual tanah tersebut dengan harga Rp 200 juta, minta Rp 50 juta waktu itu namun diajak ke Notaris tidak mau.

Bahkan Darmanto ingkar janji karena uang tersebut waktu itu sudah siap tapi sampai sekarang tidak atau belum terjadi transaksi.sementara konsultan tidak mau berhenti disitu.

Karena para penghuni benar ada surat peryataan dan kwitansi nya. Padahal waktu itu, pada tahun 1993 kenapa tahun 2000 muncul sertifikat atas nama Ibu Mahdalena. Padahal surat peryataan pada bulan juli 2018 ada 8 orang bapak Darmanto ke Purwoprajan menemui ibu Endang cs untuk menjual tanah tersebut.

Sampai detik ini bahwa para Penghuni Endang Cs berusaha agar bisa mendapatkan sertifikat, bidang tanah sesuai yang ditempati, dan sekarang baru proses untuk melengkapai ke pihak BPN/ATR Solo.

Dan Konsultan tetap membela kebenaran di tengah masyarakat namun Dasanta harus jeli dalam persoalan agar bisa terselesaikan dengan cara yang humanis dan santun ini. (Team)
Bagikan

RadarposTV