Gara-gara Tidak Mendukung Salah Satu Calon, Dua Warga Bancak di Gruduk Massa

Jumat, 28 Februari 2020 : 11:46
Radarpos.com, Karanganyar - Pemilihan kepala desa masih tanggal 11 maret 2020 secara serentak di kabupaten karanganyar. Ada 7 desa yang melakukan pemilihan kepala desa salah satunya desa Gebyog, kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar.

Yang mana tanggal 27 malam dua warga di geruduk massa yang mana sambil membawa Bolo pecah.

Ditempat terpisah salah satu warga yaitu Slamet warga Pangteng, Bancak I yang didatangi oleh massa tersebut, ketika dikonfirmasi oleh awak media Radarpos.com mengatakan bahwa dirinya memang siangnya pasang gambar calon nomor urut 2, karena menjelang pilkades.

Kemudian pukul 17.00 Wib di geruduk massa pendukung nomor urut 1 pak Muhamad riyadi. Kemudian kumpulan bolo pecah di bawa kerumahnya, ketika ditanya apa salahnya terang slamet kepada media yang mandegani Tarno nolik, aji setu, sular, Triharyadi anake Rw, sama pemuda lainya.

Ketika ditanya salahnya apa yang menjawab setu karena tidak mau bersatu sama warga, bersatu masalah apa tanya slamet? bersatu mendukung pak Yeri kata setu. Ini Demokrasi kemudian kaitanya dengan kumpulan bolo pecah apa? Tanya slamet salahnya apa dalam gotong royong.

Kemudian Slamet sowan pak Bayan H. Sarpan kemudian juga tidak bisa memberikan penjelasan atau jawaban. Memang dijanjikan apabila pak Yeri bisa menang maka tanah bengkoknya untuk digarap warga Rw 2itupun kalau jadi.

Memang saat ini calon tiga belum tentu siapa yang menang, tapi suhu politiknya sudah memanas, tapi warganya kok sudah seperti itu kita harus lebih dewasa pilihan hanya 6 tahun sekali.

Pihaknya juga mengajak agar masyarakat Gebyog agar lebih dewasa karena ini hanya pilihan kepala desa mari kita ciptakan situasi yang aman dan kondusif dengan adanya masalah ini pihaknya juga sudah laporan ke Polsek Mojogedang.

Ditempat terpisah Kapolsek Mojogedang AKP Mardiyanto, MH mewakili kapolres karanganyar mengatakan, bahwa memang benar tadi malam ada yang datang, dua orang yaitu Slamet dan Tukiman.

Karena di gruduk massa pendukung Nomor urut 1, istri Tukiman masuk Rumah sakit karena tekanan Psikis tapi Kapolsek juga menghimbau kepada warga Gebyog agar tetap saling menjaga Persatuan dan kesatuan.

Masalah tadi malam agar kalau bisa diselesaikan secara baik-baik di kampung atau dukuh tersebut. Karena setelah pilihan juga kita masih bertemu lagi terang Perwira yang gagah ini. (team)
Bagikan

RadarposTV